Kamis, 21 Juli 2011

Lee Tae Sung - Suka Dengan Peran Bong Joon Gu

Image

ASIANplus edisi 434 - DIALOG

Perannya sebagai siswa SMA yang kocak dan selalu berteriak “Haniya!” disukai banyak penonton. Dengan penuh semangat Lee Tae Sung mencoba tantangan dengan aksen Pusan yang diajarkan seniornya.

Image Dalam serial Naughty Kiss (Playful Kiss), yang bertanggung jawab dalam membuat penonton tertawa adalah Bong Joon Gu – sosok konyol yang begitu mencintai Oh Ha Ni dan menganggap Baek Seung Jo sebagai rival. Yang memerankan tokoh komikal ini adalah aktor yang dikenal luas di Jepang lewat film 26 Years Diary (2006), Lee Tae Sung. Berbeda dari imej lembut yang selama ini dikenal orang, dalam Naughty Kiss dia berhasil berubah menjadi Bong Joon Gu, membuat banyak fans semula bertanya-tanya “Mengapa dia tiba-tiba memerankan karakter seperti ini?”

Apa alasanmu menerima peran sebagi Bong Joon Gu?

Saat ingin mencoba peran yang berbeda dari peran-peran sebelumnya, secara kebetulan aku mendapat tawaran untuk serial Naughty Kiss. Bong Joon Gu tak hanya karakter yang berbeda dari peran-peranku selama ini, namun ini juga karakter yang unik dan jarang ditemukan di drama Korea. Dalam drama Korea ada banyak karakter anak orang kaya, namun aku tak pernah menemukan karakter yang komikal sekaligus maskulin seperti ini!

Tampil di drama berseting dunia sekolah meski usiamu sesungguhnya sudah 26 tahun... apakah kamu tidak merasa canggung?

Sama sekali tidak, hahaha. Justru aku sangat senang karena bisa kembali mengenakan seragam sekolah. Itu karena semakin tua akan semakin sulit bagiku untuk memerankan karakter seperti ini

Aktingmu juga sama persis dengan karakter Kin-chan di manga aslinya!

Sutradara menyuruhku untuk menampilkannya sesuai dengan manga. Tapi, tak kusangka ternyata itu hal yang cukup sulit... Aku mencoba menonton animenya dan berulang kali berlatih ekspresi wajah Kinnosuke Nakamura (nama karakter asli yang diperankannya). Misalnya, saat ada adegan Kinnosuke terkejut, aku akan menekan tombol pause dan menirukan ekspresi wajahnya. Aku juga mengubah gaya rambutku karena sangat ingin menampilkan sosok yang dilihat dari manapun bisa langsung dikenal sebagai Kin-chan.

Kabarnya, kostum yang kamu kenakan banyak yang berasal dari milikmu pribadi ya?

Image Benar! Sabuk dan sepatu yang dipakai Joon Gu adalah koleksi pribadiku yang kubawa dari rumah. Saat SMP sabuk dengan kepala besar sedang tren, dan sabuk yang kupakai dalam Naughty Kiss adalah sabuk yang kupakai saat SMP itu. Aku sangat suka desain yang unik, tapi tak kusangka suatu saat benda-benda koleksiku itu bisa berguna seperti sekarang, hahaha. Tapi, kalau hanya memikirkan penampilan fisik saja, tapi tidak membangun karakter dari dalam, tentu sia-sia saja. Joon Gu adalah sosok yang hanya dengan kemunculannya saja sudah terasa begitu mencolok. Karena itu aktingnya tak boleh membosankan. Pokoknya harus dibuat berlebihan. Tapi, kalau hanya sekadar berlebihan, perasaan Joon Gu juga tidak bisa tersampaikan dengan baik.

Apa kesulitan dalam akting komedi?

Yang penting aku harus menikmatinya sebagai Lee Tae Sung. Karena itu aku selalu bersemangat di lokasi syuting. Aku tidak bisa hanya menaikkan semangat saat akan mulai syuting bagianku saja. Dalam drama percintaan, suasana merupakan hal yang sangat penting. Dalam drama seperti itu aku biasanya serius, tapi kali ini aku lebih santai dan sering bercanda dengan bintang lainnya.

Dalam drama kali ini, secara mengejutkan ada banyak lawan main yang usianya lebih muda darimu ya.

Benar. Ini pertama kalinya. Sebagai senior, aku mencoba menjadi mood maker dan membuat suasana menyenangkan bagi semua.

Bagaimana kesanmu berakting bersama Kim Hyun Joong?

Ini pertama kalinya aku berakting dengannya, tapi karena salon dan gym kami sama, aku dan dia sudah saling mengenal. Saat dia baru debut sebagai personel SS501, aku pernah tampil bersamanya dalam acara TV Real Romance Love Letter. Seperti yang sudah kalian ketahui, sifat aslinya memang unik, hahaha. Tapi kemampuan konsentrasinya dalam berakting sungguh luar biasa! Selain manga aslinya begitu populer di Jepang, judul ini juga sudah pernah diadaptasi dalam bentuk serial drama di Taiwan. Tentu ini memberi tekanan besar pada Hyun Joong. Meski ini adalah drama kedua baginya, tapi dia bisa memerankan karakternya dengan sempurna.

Joon Gu berbicara dengan dialek Pusan. Kabarnya, kamu belajar dari E-Sens dan Simon D dari Supreme Team. Dalam drama ini kamu sangat fasih dengan dialek ini. Apa kamu bekerja keras untuk itu?

Selain mendapat bimbingan dari mereka berdua, aku juga mencoba membiasakan diri dengan menonton banyak film berseting Pusan. Saat makan, mencuci muka, hingga saat tidur pun aku selalu memutar film Friend (dibintangi Jang Dong Gun, red) dan wish. Menurutku tak ada cara paling cepat untuk belajar sebuah bahasa selain dengan mendengarkan dan menghafalnya.

Apakah kamu mempelajari bahasa Jepang dengan cara seperti itu?

Ya. Saat itu aku juga banyak-banyak mendengarkan. Seorang bayi mulanya juga tidak bisa berbicara. Dia hanya mendengarkan ucapan ibu dan orang-orang di sekitarnya. Dengan begitu, kita bisa mulai mengucapkan kata-kata secara alami. Saat syuting 26 Years Diary, begitu kembali ke hotel aku langsung menyalakan televisi dan membiarkannya terus menyala hingga aku keluar kamar. Yang paling banyak membantuku belajar bahasa Jepang adalah program berita di NHK, hahaha. Karena artikulasi pembaca beritanya begitu jelas, aku jadi lebih mudah untuk membedakan pelafalan yang benar.

Drama ini banyak memberi tantangan padamu ya... mulai dari gaya komikal hingga dialek Pusan.

Drama ini menjadi karya yang memberiku keberanian untuk menghadapi tantangan selanjutnya. Bisa dikatakan ini karya yang menjadi batu pijakan bagi karier aktingku selanjutnya. Di acara penghargaan akhir tahun (2010 MBC Drama Awards), meski sudah debut selama 8 tahun di dunia akting aku masih mendapatkan penghargaan Aktor Pendatang Baru Terbaik. Aku senang karena kemampuanku sebagai aktor telah mendapat pengakuan.Drama ini banyak memberi tantangan padamu ya... mulai dari gaya komikal hingga dialek Pusan. Drama ini menjadi karya yang memberiku keberanian untuk menghadapi tantangan selanjutnya. Bisa dikatakan ini karya yang menjadi batu pijakan bagi karier aktingku selanjutnya. Di acara penghargaan akhir tahun (2010 MBC Drama Awards), meski sudah debut selama 8 tahun di dunia akting aku masih mendapatkan penghargaan Aktor Pendatang Baru Terbaik. Aku senang karena kemampuanku sebagai aktor telah mendapat pengakuan.

Saat SMA kamu sama sekali tidak berminat pada drama dan sangat fokus pada baseball ya.

Tak seperti sekolah di Jepang, di Korea begitu kamu masuk dalam klub olah raga maka kamu tidak lagi bisa mengikuti acara karya wisata sekolah. Apalagi saat SMP dan SMA aku bersekolah di sekolah khusus laki-laki. Sama sekali tidak ada kenangan percintaan selama sekolah. Meski bisa berpacaran sekalipun, kalau ketahuan oleh pelatih aku pasti akan dipukuli, hahaha.

Bila saat SMA kamu bertemu dengan gadis seperti Ha Ni, apakah kamu akan menyukainya?

Ha Ni benar-benar tipe seperti adik perempuan ya. Dilihat dari manapun, aku sulit memandangnya sebagai seorang perempuan. Saat dalam hubungan percintaan, aku ingin aku dan pasanganku berada di posisi yang sama. Maksudku bukan posisi dalam masyarakat, tapi kesetaraan dalam perasaan dan saling memberi dan menerima. Tipe idealku adalah wanita yang bisa memahami profesiku sebagai aktor. Selain itu, dia juga harus memiliki perasaan yang mendalam. Maksudku bukan harus feminin atau lembut, tapi harus orang yang baik. Kriteria yang sulit kan? Hahaha.

Kencan seperti apa yang biasanya kamu lakukan?

Di Korea aku jarang berkencan... Biasanya para artis di Korea berkencan di dalam mobil. Semua itu dilakukan untuk jaga-jaga, hahaha. Tapi aku tipe orang yang romantis. Kejadiannya mungkin sekitar 3 tahun lalu. Di hari ulang tahunnya, di sepanjang jalan menuju rumahnya aku memasang banyak lilin. Lalu, di ujung jalan aku menantinya sambil membawa kue. Dengan lagu indah mengalun di latar belakang, aku mengucapkan “Selamat ulang tahun”.

Wah... seperti dalam drama saja! Tentu kekasihmu itu terkejut ya.

Tentu saja! Pertama-tama aku sengaja bertengkar dengannya, dan setelah itu untuk sementara waktu aku sengaja menghindari kontak dengannya. Dengan bantuan dari temannya, aku diberitahu kapan dia akan segera sampai di rumah. Aku berusaha keras mempersiapkan semuanya sendirian. Untungnya sukses besar, hahaha!

Aksi romantis seperti apa yang ingin kamu lakukan berikutnya?

Aku ingin menyanyikan sebuah serenada sambil memainkan piano! Ini saat aku melamar nanti. Aku ingin meninggalkan kenangan indah bagi orang yang kucintai.

Tahun ini kamu juga berencana untuk debut sebagai penyanyi di Jepang. Sebagai penyanyi dan aktor, tahun seperti apa yang kamu harapkan untuk 2011 ini?

Image Aku berharap bisa merilis album di Jepang. Mungkin bagus bila lagulagunya balada. Bukan balada rock, tapi lagu balada yang memiliki kekuatan. Tahun lalu aku menggelar dinner show, tahun ini aku berharap bisa menggelar konser. Suatu saat nanti aku pasti akan tampil di Budokan dan Tokyo Dome! Aku harus memiliki impian yang tinggi, hahaha! Tentu saja karena profesi utamaku adalah aktor, aku ingin mempersembahkan karya yang bagus bagi penonton. Oh ya! Selain itu ada satu hal yang aku ingin Hocchiri-san tulis. Itu adalah keinginan Lee Soo Hyeon (sosok asli dalam 26 Years Diary) sebelum meninggal, yaitu “aktif dalam upaya pertukaran budaya Jepang-Korea sambil kuliah”. Aku ingin mewujudkan impian itu. Aku bahkan bersumpah di depan makamnya. Sebagai aktor aku akan menjaga janjiku dengannya. Tolong dukungannya ya

Berkat kesuksesan peran sebagai Joon Gu, kini Lee Tae Sung mendapatkan banyak tawaran peran. Sebentar lagi tiba waktu untuknya bergabung mengikuti wajib militer, namun dia berjanji akan membuat 3-4 karya sebelum menjalaninya. Dalam memilih peran, bukan skala besar-kecilnya drama maupun popularitasnya yang jadi bahan pertimbangan Tae Sung, melainkan bagaimana peran itu menggerakkan hatinya. “Aku masih belum bisa mengatakannya dengan detil, tapi aku ingin memerankan karakter yang sangat maskulin,” ucapnya. Dengan peran sebagai Joon Gu, Lee Tae Sung telah membuka pintu baru. Di dalam dirinya masih ada berbagai sisi lain yang belum kita ketahui. Kita tunggu saja sosok seperti apa yang akan dia perlihatkan pada kita semua dalam karya berikutnya. Serial terbarunya adalah Hooray for Love yang segera tayang di MBC.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar